Mirip Narkoba, Dokter Jiwa Jelaskan Mengapa Judi Online Bisa Bikin Kecanduan!

Sebanyak empat belas orang pemain judi online berhasil situs judi terpercaya diamankan petugas disembilan warung kopi. Polisi juga mengamankan 14 system handphone sebagai barang bukti. Mulai berharap pada orang lain untuk bahkan seringkali tidak tahu malu.

online gambling

Saat Jokowi Turun Tangan Dengar Izin Konser Di Indonesia Ternyata Ruwet: Saya Sampai Lemas

 

N. S. Putra, Judi sepak bola online dikalangan mahasiswa universitas Riau, âEUR Jom Fisip, vol. 4, no. 1, pp. 215, 2017. Saat ini, 19 orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan ancaman hukuman cambuk atau denda paling banyak 300 gram emas murni. Sudah mulai ada perilaku-perilaku yang melanggar norma, nilai, dan hukum.

 

Judi Online Disebut Sama Dengan Gangguan Mental, Perlukah Para Pecandu Lakukan Rehabilitasi?

 

Penangkapan ini bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan maraknya judi online di beberapa warung kopi. Saat dilakukan penyelidikan, polisi menangkap 25 orang. Psikiater Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Jiwa dr. H.

 

Judi online baru dapat dimainkan setelah pemain mengisi saldo di akun judi mereka. 6 No. 1, 2023. Lubis DH & Syafrizal (2013) Judi online di kalangan mahasiswa kota pekanbaru studi kasus mahasiswa yang berdomisili di Kecamatan Tampan. Thesis, Universitas Riau, Pekanbaru.

 

Berikut, beberapa ciri seseorang kecanduan judi online. Dari rekaman video clip dokumentasi petugas, terlihat pihak kepolisian berhasil menemukan sejumlah warga disetiap warung kopi tengah asyik bermain judi online, atau gim slot. Suara.com – Judi on-line masih menjadi salah satu masalah yang besar bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya, seseorang yang sudah kecanduan judi online dapat menyebabkan berbagai masalah. Dari judi online telah menimbulkan berbagai kasus mulai dari KDRT, perceraian, penipuan, bahkan pembunuhan.

 

Tetapi makin lama dengan uang jumlah segitu tidak cukup memuaskan kesenangan dia. Jadi butuh jumlah yang lebih besar, jadi makin lama makin besar makin lebih meningkat. Suara.com – Perkara judi online masih menjadi masalah yang tidak bisa dianggap remeh.

 

Tasruddin, R. Tren periklanan di media sosial. Jurnal Komodifikasi, 5, 5-20.

 

Ayuningtyas, J. Analisa akibat hukum terhadap sosial media yang menayangkan konten judi online (Doctoral argumentation, Universitas Muhammadiyah Malang). Sebab rasa kecanduan yang berakhir dengan gangguan psychological ini, dr. Nova mengatakan, para pejudi online perlu melakukan rehabilitasi. Proses rehabilitasi yang dilakukan juga sama seperti para pasien dengan kasus adiksi lainnya seperti penyalahgunaan narkoba. Mereka yang sudah kecanduan judi online ini itu dilakukan untuk menghindar dari masalah atau kondisi stres yang tidak nyaman. Ada perasaan cemas, khawatir, depresi, merasa bersalah, merasa sendirian, merasa kesepian.

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *